Menu

Pawai Ogoh-Ogoh dan Nyepi Caka 1934

  • Senin, 26 Maret 2012
  • 6287x Dilihat
Masyarakat Kelurahan Peguyangan tumpah ruah dan sangat antusias menjelang dilaksanakannya prosesi pawai ogoh-ogoh pada malam pengerupukan. Pawai yang dilaksanakan ini mengambil tempat di perempatan jaba puri Peguyangan. Di Kelurahan Peguyangan berdasarkan hasil pendataan Kepala Lingkungan terdapat 49 ogoh-ogoh yang tersebar di 13 (tiga belas) Banjar. Dari tiga belas Banjar tersebut terbagi dalam beberapa konsentrasi kegiatan. Untuk di jaba puri Peguyangan diikuti oleh 5 (lima) STT yaitu STT Banjar Kepuh, Tektek, Benaya, Pulugambang dan Banjar Tengah. Pawai dikoordinir oleh Ketua Pecalang Desa Pakraman Peguyangan A.A Santriawan yang kemudian diikuti dengan tertib oleh seluruh peserta. Dilain tempat berdasarkan pantauan aparat kemananan baik dari pecalang maupun Babinsa dan Bhabinkamtibmas, jalannya arak-arakan ogoh-ogoh baik yang dilaksanakan di lingungan Banjar setempat maupun yang melintasi antar Desa, terlaksana dengan tertib dan dalam suasana kekeluargaan. Hal tersebut sesuai dengan harapan segenap pihak bahwa perjalanan menjelang hari suci Nyepi besoknya bisa berlangsung dengan tertib dan sesuai dengan dharma agama. Sebab momentum Hari Suci Nyepi bagi umat Hindu hendaknya dimaknai sebagai sebuah penghormatan terhadap alam beserta isinya. Makna dari Nyepi adalah membuat suasana hening melalui pelaksanaan catur berata penyepian. Serangkaian perayaan hari Suci Nyepi tahun baru Caka 1934 yang jatuh pada 23 Maret 2012 kami segenap perangkat Kelurahan Peguyangan secara khusus mengucapkan selamat melaksanakan hari Suci Nyepi Tahun baru caka 1934. Melalui perayaan hari suci ini sebagai media introspeksi diri dan selalu meningkatkan srada bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa, serta menumbuhkan rasa persaudaraan dikalangan umat beragama.

Berita Terpopuler