Menu

Penyuluhan PMS

  • Senin, 23 Juli 2012
  • 614x Dilihat
Penyuluhan PMS
Masa remaja merupakan tahap penting dalam siklus kehidupan manusia, karena merupakan masa peralihan dari masa kanak-kanak ke masa dewasa dimana terjadi perubahan fisik, mental dan psikososial yang cepat dan berdampak pada berbagai aspek kehidupannya. Pertumbuhan fisik yang cepat dan tidak diimbangi dengan kecepatan perkembangan intelegensi dan emosi yang memadai sering memicu permasalahan remaja. Karena itu mereka memerlukan pengertian, bimbingan dan dukungan lingkungan sekitarnya agar tumbuh dan berkembang menjadi manusia dewasa yang sehat baik jasmani maupun mental dan psikososial. Rendahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi membuat remaja tidak memiliki kendali untuk menolak perilaku seks bebas. Remaja harus membekali diri dengan berbagai ilmu pengetahuan terutama pengetahuan tentang kesehatan reproduksi remaja agar mereka dapat mencegah hal-hal yang negatif, mengendalikan diri, mengembangkan diri dan berperilaku positif agar dapat menjadi tenaga pembangunan yang potensial. Pendidikan reproduksi remaja seharusnya diberikan oleh orangtua di rumah yang sepenuhnya menjadi tanggung jawab orangtua. Orangtua memegang peranan penting untuk menjadi panutan bagi anak remajanya. Orangtua sebagai pendidik yang pertama dan utama sehingga penting bagi orang tua untuk mempunyai pengetahuan yang cukup tentang kesehatan reproduksi remaja sekaligus bimbingan sikap dan perilaku yang bertanggung jawab kepada remaja. Namun kenyataannya jarang sekali orangtua memberikan hal tersebut pada putra putrinya. Dari pengalaman di lapangan ditemukan bahwa pengetahuan remaja terhadap kesehatan reproduksi masih sangat kurang atau pembicaraan ini masih dianggap “tabu” . Hal inilah yang mendorong kami untuk memberikan penyuluhan kepada remaja di Banjar Tag-Tag Kaja, agar nantinya mereka lebih paham tentang kesehatan reproduksi remaja. Berdasarkan hasil Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) yang dilaksanakan pada Rabu, 11 Juli 2012 bertempat di Balai Banjar Tag-Tag Kaja Kelurahan Peguyangan, telah dirumuskan masalah remaja merupakan permasalahan di Banjar Tag-Tag Kaja Kelurahan Peguyangan, dimana 67 % remaja belum pernah mendapatkan penyuluhan kesehatan. Mahasiswa STIKES Wira Medika PPNI Bali yang saat ini melakukan praktek keperawatan komunitas di Banjar Tag-Tag Kaja, Kelurahan Peguyangan, Denpasar Utara memberikan penyuluhan mengenai PMS (Penyakit Menular Seksual) dimana sasarannya pada STT yang ada di Br. Tag – Tag Kaja. Dengan diadakan penyuluhan diharapkan para remaja memahami tentang pencegahan penyakit menular seksual. Penyuluhan ini dlaksanakan pada hari minggu, 22 Juli 2012 yang dihadiri oleh Perwakilan dari lurah peguyangan, Kepala Puskesmas III Denpasar Utara, Kepala Lingkungan Br. Tag – Tag Kaja, STT Dirgayusa Br. Tag – Tag Kaja sebanyak 30 orang, serta seluruh mahasiswa Stikes Wira Medika PPNI Bali.

Artikel Lainnya

PENERIMAAN DUTA SANITASI


PEMBINAAN KADER POSYANDU

PLENO PEMILU 2013

PEMILU 2013