Menu

PEMBINAAN KEARSIPAN

  • Selasa, 22 Mei 2012
  • 589x Dilihat
PEMBINAAN KEARSIPAN
Dewasa ini masih banyak orang yang apabila mendengar istilah “Arsip”, otomatis timbul bayangan tumpukan kertas kotor, penuh debu, ruangan yang kotor penuh kertas berserakan, dengan petugas yang tidak bergairah, kurang terdidik, dan sebagainya. Keadaan semacam itu, tidak mudah untuk diubah dengan cepat. Karena kearsipan mempunyai peranan yang sangat penting bagi kehidupan instansi apalagi di dunia pendidikan, maka arsip perlu dikelola dengan baik sehingga ada pihak yang membutuhkan akan dapat disajikan dengan cepat dan tepat. Dengan perkembangan teknologi modern seperti sekarang ini, mengakibatkan kedudukan kearsipan semakin meningkat, terutama karena manfaatannya. Keberadaan arsip dalam suatu organisai, sering dikatakan sebagai salah satu indicator baik buruknya manajemen organisasi. Tuntutan akan terwujudnya Good Government dan Clean Government, yang berlandaskan prinsip-prinsip kepastian hukum, keterbukaan, akuntabilitas dan profesionalisme, mensyaratkan adanya suatu perubahan manajemen pemerintah. Melalui pembinaan kearsipan di Kelurahan Peguyangan yang dilaksanakan Senin, 22 Mei 2012 oleh BPAD Kota Denpasar dan Tim Pembina Kearsipan dari Pemerintah Provinsi Bali, diharapkan nantinya mampu menyelaraskan pemahaman tentang pengolaan arsip aset pemerintah daerah dengan sasaran yang ingin dicapai. Dijelaskan Desak Utari, Kabid Pengelolaan dan Pelestarian Arsip, tujuan diselenggarakan pembinaan kali ini selain dalam rangka persiapan lomba ke Tingkat Provinsi Bali, diharapkan di Kelurahan mampu terwujud pengolaan arsip yang handal, efektif dan efisien guna mendorong percepatan reformasi birokrasi sehingga lebih tanggap terhadap tuntutan masyarakat, bangsa dan Negara, mengingat pengoptimalan arsip adalah sebagai tulang punggung manajemen pemerintah dan pembangunan. Pemerintahan Desa sebagai ujung tombak pemerintahan harus memahami pentingnya tata kelola kearsipan. Dikemukakan ketut Narya, pada saat pembinaan, agar jangan menyepelekan masalah arsip. “Arsip sangat penting, sebagai bukti transaksi kegiatan organisasi dan akan menumpuk sejalan dengan bergeraknya roda organisasi. Untuk mengelolanya, diperlukan pemahaman terhadap khasanah arsip dan organisasi perciptanya atau fungsi organisasi itu sendiri,” ujar dia. Lurah Peguyangan pada moment tersebut menyambut positif dan apresiatif dalam menerima dan mempersiapkan segala sesuatu terkait dengan penataan arsip untuk maju mewakili Kota Denpasar ke Tingkat Provinsi Bali. Penambahan volume arsip akan menimbulkan berbagai permasalahan bagi unit kerja sehingga dalam penanganannya timbul pemikiran menciptakan sistem pengelolaan kerasipan dan meningkatkan sumberdaya manusia kearsipan serta pengadaan sarana dan prasarananya. Arsip juga kata dia sebagai tulang punggung manajemen pemerintahan dan pembangunan sebagai bahan akuntabilitas kinerja aparatur, bahan bukti yang sah dipengadilan, bahan pertanggungjawaban organisasi, dan sebagai bahan memori kolektif bangsa. “Diperlukan kebijakan kearsipan yang komprehensif yang harus dilakukan agar fungsi arsip dapat diselamatkan dan menjadi warisan anak bangsa dimasa mendatang,” tutur dia.

Artikel Lainnya

PENERIMAAN DUTA SANITASI


PEMBINAAN KADER POSYANDU

PLENO PEMILU 2013

PEMILU 2013